Home » » Hutang Tingkat Dewa

Hutang Tingkat Dewa

Written By Hermawan.us on 21/03/16 | 03.43

Hutang Tingkat Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku terus berlari menerobos hutan cemara, entah berapa lama aku berlari aku tak tahu pasti. Yang kurasa nafasku sudah hampir habis. GEDEBUGG… aku terjatuh. Kuarahkan pandangan kesekelilingku, rupanya aku sudah keluar dari hutan cemara tadi. Kini yang tampak oleh mataku adalah lapangan yang maha luas, lebih tepatnya adalah gurun pasir. Tidak ada sebatang pohonpun tumbuh disitu. Perlahan kucoba berdiri, badan ini terasa remuk dan ototku kaku. Dengan sisa tenaga yang ada aku berjalan pelan, setapak demi setapak menyusuri lautan pasir.

“Tuhan dimanakah aku? dimana istri dan anaku.” Batinku merintih. Sebelum berjalan di hutan cemara tadi, aku sedang bersama Santi istriku dan Asa anak lelakiku yang baru 8 tahun. Kami bertiga sedang menikmati liburan.
“Hai!” Aku menoleh kearah suara itu. Kulihat seorang perempuan 25 tahunan, rambutnya panjang hampir menyentuh tanah. Senyum manisnya menggembang saat aku menoleh kearahku.
“Ayo ikut aku.” Perempuan itu berkata, lalu meraih tanganku. Aku tak sanggup menjawab dan pasrah saat dia meraih tanganku. Kami melayang, melesat cepat di atas padang pasir yang tandus.
Perlahan kami mendarat. Aku melihat sebuah bangunan kecil beratap alang-alang dan berdinding bambu.


... baca selengkapnya di Hutang Tingkat Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa tinggalkan komentar buat blog Hermawan.us
Kritik dan masukkan dari sahabat bisa menjadi motifasi buat saya.
Komentar SPAM akan saya hapus.
Terimakasih telah berkunjung di blog saya.
Salam kenal dan Sukses selalu.

 
Support : Toko modem murah | tip dan trik | gadget terbaru
Copyright © 2013. My Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger